Potensi

POTENSI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MALANG

KABUPATEN MALANG

Kontak person

Alamat: Jl. Panji No.186B, Penarukan, Kec. Kepanjen, Malang, Jawa Timur 65163

  • Jam buka: 
  • Rabu    08.00–15.00
  • Kamis    08.00–15.00
  • Jumat    08.00–15.00
  • Sabtu    Tutup
  • Minggu    Tutup
  • Senin    08.00–15.00
  • Selasa    08.00–15.00

Telepon: (0341) 399755

website: perikanan.malangkab.go.id

youtube: Dinas Perikanan Kabupaten Malang

Gambaran Umum

Kab. Malang sebagai Kabupaten terluas di Jawa Timur setelah Kabupaten Banyuwangi memiliki berbagai potensi yang beragam dari berbagai sektor termasuk diantaranya dari sektor perikanan.

Alam yang membentang daerah Kabupaten Malang memberikan kekayaan yang melimpah dari hasil perikanan mulai dari hasil tangkap dari malang selatan hingga budidaya di perariran laut maupun tawar.

Kabupaten Malang memiliki panjang pantai 106,2 km, terbentang di 6 kecamatan pesisir serta memiliki 13 fishing base dengan sentra penangkapan terbesar di pantai pondokdadap sendangbiru.

Pelabuhan ini terletak di Kecamatan sumbermanjing wetan, tempat berlabuhnya armada-armada penengkapan ikan sebanyak 465 unit kapal/ perahu yang terdiri dari pursein, sekoci, jukung dan kunting dengan jumlah nelayan 15.434 orang.

Potensi budidaya ikan tersebar di 33 kecamatan se-Kab. Malang. Dikembangkan dengan berbagai metode budidaya meliputi kolam tanah, kolam terpal, mina padi dan jaring apung dengan produksi ikan nila dan lele.

Tak hanya peran produksi ikan, potensi lain yang cukup membanggakan dari pengelolaan SDA perikanan lain adalah konservasi pantai yang dibeberaoa wilayah diproteksi sebagai kawasan lindung yang dikelola oleh masyarakat pesisir, pecinta lingkungan dan kelompok masyarakat pengawas (POKMASWAS), beberapa tempat menjadi kawasan bahari.

jenis magrove yang dominan di kabupaten malang

Rhizopora mucronata, Rhizopora apiculata, Rhizopora stylosa, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops tagal, Sonneratia alba, Xylocarpus mollucensis, Barringintonia asiatica, Acanthus ilicifolius, Thespesia populnea, Derris trifoliate, Hibiscus tiliaceus, Pandanus tectorius, Scaevola taccada, Spinifex sp., dan Ipomoea pres-caprae

Penyu merupakan jenis biota laut yang dilindungi karena sulit berkembang biak, populasi menurun drastis, ancaman manusia yang mengeksploitasi berlebihan, dan ancaman manusia dari pembukaan lahan/penyempitan habitat. Perlindungan penyu ini tertuang dalam Undang-Undang Keragaman Hayati Nomor 5 Tahun 1994 dan Undang-Undang Konservasi Nomor 5 Tahun 1990. Jenis penyu yang ada antara lain penyu hijau (Chelonia mydas), penyu slengkrah (Lepidochelys clivacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu blimbing (Demochelys coriaceae), tukik lekang atau abu-abu, dan jenis penyu lainnya. Sebaran area konservasi penyu di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Pantai Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan

Pasir besi atau pasir hitam adalah sejenis pasir dengan konsentrasi besi yang signifikan. Pasir ini biasanya bewarna abu-abu gelap atau berwarna kehitaman. Pasir ini terdiri dari magnetit, Fe3O4, dan juga mengandung sejumlah kecil titanium, silica, mangan, kalsium dan vanadium. Pasir besi merupakan bahan baku dasar dalam industri besi dan baja. Pasir besi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri semen dalam pembuatan beton. lokasi di Desa Mentaraman, Desa Purworejo, Desa Tulungrejo, Desa Tumpakrejo, Kec. Donomulyo potensi 26.500.381,00 TON dan luas 23,65 Ha

Wilayah Kerja dan Pengoperasian Pelabuhan Perikanan (WKOPP) PPP Pondok Dadap Desa Tambakrejo, Kec. Sumbermanjing Wetan 3,72 Ha WKOPP

Deskripsi potensi

  1. Tangkapan Ikan Demersal
  2. Budidaya Ikan Konsumsi, dan hias (Koi)
  3. Tambang Pasir
  4. Wisata Pantai dan basis konservasi (mangrove dan penyu)

Produksi Perikanan

Produksi tangkap tahun 2016 dari perairan laut kabupaten Malang sebanyak 7.432,78 ton, sebagian besar dari jenis cakalang, tuna, tongkol, layang dan ikan-ikan lain yang meliputi teri, lemadang, lobster.

Disamping dikonsumsi lokal dan dipasarkan di wilayah regional, juga dieksport utamanya ikan tuna. Ikan tuna andalan produk Malang Selatan adalah dari jenis yellow fin dengan berat 20 Kg ke atas, sedangkan pendapatan perkapita nelayan yang di capai pada tahun 2016 cukup baik yaitu Rp. 24.300.100,-

Produksi tahun 2016 yang disumbangkan dari hasil budidaya adalah kurang lebih 21.000 ton dan menyumbangkan pendapatan perkapita bagi pembudidaya sebesar Rp. 19.858.600,-.

Isu permasalahan

1. Terdapat potensi benih lobster

2. Terdapat potensi tambak berupa budidaya udang windu dan vename

3. Terdapat potensi pengembangan wisata Pantai

4. Belum optimalnya operasional Pelabuhan Perikanan Sumber Manjing

5. Seluas 195 Hektar atau 57% dari 344 Hektar hutan mangrove di Kabupaten Malang mengalami kerusakan.

6. Hampir 90% terumbu karang di pantai Kondang Merak, Bantur rusak. Hal ini belum termasuk data di beberapa pantai lainnya seperti Pantai Sendang Biru, Tamban, Clungup, Balekambang, dan pantai lainnya. Terumbu karang dan ekosistem di sekitar Pantai Sendang Biru rusak parah akibat adanya praktik illegal fishing, penangkapan ikan dengan menggunakan potassium atau linggis untuk mencongkel ketika menangkap gurita. Dari 100 jenis ikan yang ada di kawasan Pantai Kondang Merak, 70% diantaranya berlindung di terumbu karang.

7. bencana erosi: Kabupaten Malang yang tidak ada erosi meliputi areal seluas 276.861,10 ha atau 82,70 % dari luas Kabupaten Malang seluruhnya sedangkan yang tererosi seluas 57.925,90 ha atau 17,30 % dari luas Kabupaten Malang seluruhnya, daerah-daerah yang tererosi di Kabupaten Malang terletak di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Ampelgading dan Bantur.

8. bencana longsor: Terletak di kecamatan Ampelgading, Donomulyo, Bantur, Gedangan, Sumbermanjungwetan serta Tirtoyudo

9. Keterbatasan teknologi dan infrastruktur menyebabkan Kekayaan dan potensi laut yang cukup besar ini belum mampu memberikan kehidupan yang layak dan sejahtera bagi nelayan setempat, bahkan kemiskinan cenderung tetap menaungi komunitas nelayan di pesisir Malang selatan seperti pada pesisir Pantai Sendangbirumasyarakat pesisir

10. Di Kabupaten Malang untuk pertahanan dan kemanan laut serta penanganan ilegal fishing smeakin banyak yakni sebesar 7.000 kapal penangkap ikan beroperasi secara ilegal. Sebanyak sekitar 1,5 juta ton ikan berhasil dijarah.

11. Salah satu kendala adalah tukar guling lahan milik Perhutani. Lahan milik Perhutani yang akan ditukarguling di antaranya akan digunakan untuk pembangunan perumahan sederhana bagi nelayan, sekolahan, SPBU, tempat pengolahan dan pengalengan ikan dan infrastruktur pendukung lainnya.

12. Pembangunan Pelabuhan Nusantara di Sendangbiru juga terganjal lahan milik Perhutani dan akses jalan yang kurang memadai karena untuk sampai di Sendangbiru harus melewati jalan berkelok dan sempit. Proses pengajuan tukar guling lahan milik Perhutani seluas 17,3 hektar tersebut mulai tahun 1987 dan akan digunakan untuk membangun rumah sekitar 1.500 nelayan di kawasan itu. Padahal, Pemerintah Kabupaten Malang sudah menyiapkan lahan pengganti di Desa Mulyosari, Kecamatan Ampelgading.

Simpan sebagai dokumen